Category Archives

One Article

Arsitektur

Hotel hingga toko, ide berbeda untuk menggunakan bus Transjakarta yang ditinggalkan

Posted by eddye on

Hasil gambar untuk foto bus transjakarta dijadikan toko sayur

Ratusan bus berlabel Transjakarta ditinggalkan di tanah terbuka di distrik Dramaga, Kabupaten Bogor. Menurut laporan Kompas.com, Senin (29/7/2013), hingga 300 bus tampak aus dan tersandung. Camat Dramaga Adi Hendriyana menyatakan bahwa ratusan bus ternyata merupakan aset perusahaan bernama PT Adi Teknik Ecopindo, yang dinyatakan bangkrut. Sekarang ratusan bus ditumpuk, rusak dan berkarat. Daripada disia-siakan, lebih baik membangun kembali bus. Di banyak bagian dunia banyak inspirasi berasal dari penggunaan bus bekas. Berikut ini beberapa contohnya:

1. berada di rumah
Bangkai bus dapat diubah menjadi rumah yang nyaman. Sebuah bangkai bus tua di Israel telah diubah menjadi rumah mewah. Artikel Kompas.com 10 Februari 2014 menyatakan bahwa orang-orang di balik gagasan itu adalah psikiater Tali Shaul dan spesialis dalam perawatan ekologi air kolam, Hagit Morevski. Kedua wanita memutuskan untuk membeli bus tua dari penjualan dan secara besar-besaran membangun kembali bus. Untuk mengembalikan bodi bus, desain interior ditugaskan untuk desainer Vared Sofer Drori. Bus hanya 2 x 12 meter, tetapi dapat digunakan sebagai tempat tinggal yang lengkap. Pada saat yang sama, mereka mempertahankan tampilan asli bus, termasuk jendela dan setir. Di dalamnya ada ruang tamu, dapur, kamar mandi, ruang makan, dan kamar tidur.

Tidak hanya itu, gagasan untuk mengganti bus bekas juga dilakukan oleh suami-istri AS, ketika Meag dan Ben Priorier.
Bagian dalam bus pada awalnya mirip dengan bus pada umumnya. Namun, karena alat transportasi ini digunakan untuk mengangkut tahanan, ada sejumlah peralatan tambahan seperti meja panjang, koneksi listrik dan tiga penjara kecil.
Selama dua tahun, Poiriers menghabiskan akhir pekan merenovasi bagian dalam bus dengan luas lebih dari 15 meter persegi. Bagian dalam bus dibuat tanpa menggunakan pembagi. Dari depan ada dapur dan ruang makan. Di belakang ada ruang tamu dengan sofa. Kemudian pasangan itu menambahkan tempat tidur yang diletakkan di atas lemari pakaian. Selain itu, interior bus dilengkapi dengan pemanas ruangan dan deposit air.

2. Menjadi toko sayur
Juga, ada ide lain yang bisa digunakan oleh bus tua. The Fresh Moves, yang berbasis di Chicago, mengubah bus usang menjadi toko kelontong. Seperti yang diumumkan oleh Fast Company, Senin (29/7/2013), organisasi ini mengubah interior bus menjadi toko sayur. Lebih jauh, Steven Casey, pendiri Fresh Moves, telah menambahkan rak khusus sehingga pengunjung dapat memilih produk yang ingin mereka beli. Perusahaan yang dipimpin oleh Casey memilih untuk menggunakan bus yang sudah usang karena dapat digunakan sepanjang tahun.
Tidak seperti mesin camilan, di mana pengunjung menunggu di luar, model bus memungkinkan pengunjung masuk ke dalam. Selain itu, status bus bukanlah hal baru, tetapi manajer memiliki aturan khusus. Setiap 12 tahun atau setiap 400.000 km bus harus turun. Dengan cara yang unik, pemerintah daerah akan membiayai penggantian bus. Dengan cara ini bus bekas tidak segera dihancurkan atau dibuang, tetapi dapat digunakan kembali atau disumbangkan ke organisasi ini.

3. Menjadi penginapan
Gagasan lain adalah menggunakan bus untuk menjadi penginapan. Bus grup vokal perempuan Spice Girls, yang digunakan di Spice World, kini telah diubah menjadi penginapan. Bus telah direnovasi dan tabung neon dipasang di area lounge. Bus bertingkat ini memiliki kabin dan kamar tidur. Kedua kamar tidur terletak di lantai atas, yang dilengkapi dengan karpet berbentuk bintang. Lantai dasar memiliki kursi dan layar TV. Sementara area kantor pusat mendapat bantal. Suzanne Godley, orang di belakang perbaikan bus, mengatakan bus itu bisa dipesan seharga 99 poundsterling atau sekitar Rp 1,8 juta per malam.

4. Perpustakaan
Gagasan mengubah bus menjadi perpustakaan mulai berkembang. Banyak pemerintah daerah atau daerah telah mulai mengembangkan perpustakaan keliling. Biasanya, perpustakaan keliling terdiri dari sarana transportasi yang mudah ditemukan seperti mobil dan bus. Misalnya di Afghanistan. Al Al Jazeera meluncurkan dua bus di perpustakaan keliling buku anak-anak.

Proyek perpustakaan bus, yang disebut Charmaghz, dimulai oleh Freshta Karim, yang menerima gelar master dalam kebijakan publik dari University of Oxford, Inggris. Perpustakaan yang digunakan sebagai perpustakaan Karim disediakan oleh Kementerian Transportasi Afghanistan. Sementara kursi di dalam, mereka adalah sumbangan dari berbagai organisasi dan individu.

5. Restoran

Sebuah bus di Bandung diubah menjadi sebuah restoran. Restoran Street Gourmet menawarkan perjalanan saat makan malam di dalam bus. Berita Kompas.com 1 Juli 2015 mengumumkan bahwa ada juga petugas di bus yang akan melayani penumpang. Bus dibangun kembali untuk menampung 24 orang dalam perjalanan. Satu-satunya hal adalah penumpang tidak bisa turun kapan saja. Hal ini diperlukan untuk menghormati aturan yang ditetapkan agar tidak mengganggu makanan pelayan.